banner 728x250
Opini  

Apa Yang Akan Terjadi Andai PDIP Tidak Mencapreskan Ganjar Pranowo.

Ada sekelompok elit PDIP yang terlihat ingin menyingkirkan Ganjar Pranowo sebagai Capres dari PDIP,. Bagaimana kemungkinan reaksi pemilih PDIP

banner 120x600
banner 468x60

Politik itu dinamis, demikian kata teman saya ketika kami ngobrol di warung kopi dengan kopi sachetan.

Menjelang Pilpres dan Pilkada serentak serta pemilihan legislatif tahun 2024 nanti, politik memang bergerak begitu dinamis.

banner 325x300

Lembaga survey juga secara dinamis menampilkan hasil survey yang sudah dilakukan, tentunya survey untuk calon Presiden.

Ada 3 nama yang umumnya selalu menjadi 3 teratas dalam survey yang dilakukan oleh lembaga survey yeng kredibel yaitu Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.

Sebagaimana aturan dari demokrasi yang kita anut maka Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden harus diusulkan oleh Partai Politik atau gabungan partai politik.

Dengan ambang 20% yang sudah ditetapkan menjadi aturan, maka hanya PDIP lah partai politik yang bisa mencalonkan Presiden dan Wakil Presiden tanpa harus bekerja sama dengan partai lainnya, walaupun pada kenyataannya dengan pertimbangan untuk menjaga soliditas pemerintah, PDIP akan tetap berkoalisi dengan partai lain sehingga punya dukungan yang cukup kuat di legislatif nantinya.

Saat ini ada kesan beberapa tokoh PDIP ingin menyandingkan Puan Maharani dengan Prabowo Subianto dan menyingkirkan Ganjar Pranowo dari nama yang akan diusulkan PDIP sebagai Calon Presiden.

Faksi ini terlihat cukup kuat di internal PDIP sehingga bisa menyebar baliho, spanduk sampai bantuan beras ke masyarakat dengan gambar Puan Maharani.

Walaupun kita ssmua tahu bahwa keputusan final PDIP akan ditentukan oleh sang ketua umum yaitu Ibu Megawati Soekarnoputri pada waktunya nanti.

PDIP yang selalu menyebutkan slogan partai wong cilik dan akan menyerap suara rakyat dalam penentuan Calon Presiden yang akan diusung, kali ini terkesan menjauh dari slogan tersebut.

Realita penerimaan Ganjar Pranowo yang terus naik di mata rakyat seolah tidak diakui oleh sebagian elit partai yang justru ingin memajukan Puan Maharani walaupun hanya sebagai Calon Wakil Presiden.

Mestinya ini adalah sebuah ironi dan pelecehan. Bagaimana sebuah partai pemenang pemilu kok malah hanya mengajukan kadernya sebagai calon Presiden.

Sudah selayaknya kalau partai pemenang pemilu mengajukan kadernya sebagai Calon Presuden, bukan Calon Wakil Presidsn.

Tapi kalau benar Ganjar Pranowo tidak diajukan sebagai Calon Presiden oleh PDIP, apa yang akan terjadi dengan PDIP?

Banyak masyarakat pemilih PDIP bahkan mungkin sebagian besar pemilih PDIP akan kecewa dan kekecewaan itu bisa dilampiaskan dengan memilih menjadi golput ataupun memilih partai lain. Hal ini akan berpotensi mendegradasi posisi PDIP yaitu tidak berhasil menjadi partai pemenang pemilu yang tentunya akan diikuti dengan jumlah anggota legislatif dari PDIP akan berkurang drastis.

Apakah mungkin Ganjar Pranowo akan dicalonkan oleh partai lain?

Andai PDIP tidak mencalonkan Ganjar Pranowo sebagai Capresnya maka bisa dipastikan akan ada  partai politik lain yang akan merayu Ganjar Pranowo untuk dicalonkan tetapi menurut saya Ganjar Pranowo tidak akan pernah mau dicalonkan oleh partai lain selain PDIP.

Apalagi apabila benar PDIP akan mencalonkan Prabowo-Puan maka pemilih PDIP akan mencatat bahwa PDIP telah menghianati komitmennya yaitu Pancasila, UUD 45, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI, karena jejak digital Prabowo Subianto jelas menunjukkan bahwa Prabowo pernah memadu kasih dengan kaum intoleran yang tidak mengakui Pancasila.

Selain itu PDIP yang mendapatkan dana dari Pemerintah berdasarkan perhitungan berapa banyak rakyat yang memilih dikalikan Rp. 1.000,-.

Ketika kemudian elite PDIP tidak mendengarkan suara rakyat tetapi hanya berdasarkan kepentingan mereka sendiri, maka itu sekali lagi adalah penghianatan terhadap pemilih yang sudah membuat partai mendapatkan dana dari Pemerintah.

Jadi, apakah benar PDIP akan menyingkirkan Ganjar Pranowo?
Biarlah waktu yang akan membuktikan.

Yang jelas ini juga patut menjadi renungan kita, ketika elit parpol lebih mengedepankan kepentingannya dan hal itu bukanlah pelanggaran berdasarkan peraturan yang berlaku.
Apakah peraturan yang seperti itu patut dipertahankan?

Bagaimana menurut teman-teman?

Salam Spartan, Roedy.

#Warasbernegara.
#SayaSpartan.

Sumber :

  1. https://www.republika.co.id/berita/rhj32t384/puan-akan-berkuda-bersama-prabowo-di-hambalang
banner 325x300