Opini  

Buntut Lolos PSE, Steam Beri Diskon Game Gila-gilaan

Dalam hal pemblokiran, Kominfo dianggap kurang masif dalam melakukan komunikasi maupun soisalisasi ke masyarakat. Akibatnya baik pemilik pun pengguna aplikasi kelabakan dengan tenggat waktu yang diberikan dan juga kegaptekan akan aplikasi alternatif lainnya.

Untungnya di tengah serangan masif netizen, ternyata para pemilik platform malah datang membawa angin segar untuk menghangatkan suasana. Paypal misalnya, beberapa waktu lalu meminta maaf kepada pemerintah dsn masyarakat karena telat mendaftar PSE. Sikap jiwa besar platform digital ini benar-benar sebuah dukungan pada kebijakan pemerintah saat ini.

Meski jelas-jelas banyak yang mengkritik keras soal aturan PSE, nyatanya Paypal memilih menurut aturan ketimbang berlindung di balik kemarahan netizen. Jadi, sudah sewajarnya kita ikut berpikir positif dalam hal pemblokiran ini. Siapa tahu suatu saat kelak banyak bermunculan platform digital lokal yang mendunia yang muncul lantaran kekhawatiran adanya pemblokiran lagi di masa depan.

Tak berbeda jauh dengan Paypal, platform lain seperti Steam malah memberi diskon besar-besaran buntut pemblokiran. Seperti dilansir detik com, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo), akhirnya membuka akses bagi gamer di Indonesia, menyambangi Steam dan memainkan Dota 2 serta Counter-Strike: Global Offensive (CS: GO). Platform gaming besutan Valve ini pun kasih diskon hingga 75%.

“Selamat datang di Steam Survival Fest! Mulai sekarang hingga tanggal 8 Agustus, bergabunglah dengan kami di Festival of Fortitude, dengan diskon dan demo pada semua jenis genre survival saat ini dan yang akan datang,” tulis Steam, dikutip dari detikINET dari media sosial resmi, Selasa (2/8/2022).

Meskipun hanya mengusung tema mode survival, nyatanya Steam memberikan alternatif melalui beberapa konsep permainan, seperti Action, Horror, Adventure, Role Playing Game (RPG), Strategy, Virtual Reality (VR), Free to Play, Free Demos, dan Up Coming. Semua disediakan dengan harga sangat terjangkau.

Jika menilik dengan seksama melalui situs resmi, pemain bisa memboyong beberapa game, mulai dari harga Rp 27 ribu hingga Rp 350 ribu. Nah, untuk mempermudah, berikut sedikit gambaran deretan game dengan harga miring. Harga normal ada dalam tanda kurung.

Steam Survival Fest

The Forest – Rp 27.249 (Rp 108.999)

Northgard – Rp 34.999 (Rp 139.999)

Ark: Survival Evolved – Rp 46.199 (Rp 139.999)

Subanutica – Rp 69.999 (Rp 139.999)

7 Days to Die – Rp 35.999 (Rp 119.999)

Don’t Starve Together – Rp 32.639 (Rp 95.999) Oxygen Not Included – Rp 47.999 (Rp 119.999)

Frostpunk – Rp 34.999 (Rp 139.999)

Deadpoly – Rp 27.249 (Rp 108.999)

Scrap Mechanic – Rp 95.199 (Rp 135.999)

Project Zomboid – Rp 76.299 (Rp 108.999)

Rust – Rp 144.999 (Rp 280.999)

Hunt: Showdown – Rp 159.500 (Rp 319 ribu)

Dayz – Rp 330 ribu (Rp 550 ribu)

V Rising – Rp 98.099 (Rp 108.999)

Sebenarnya, potongan harga yang ditawarkan Steam berlangsung sejak tanggal 1 Agustus pukul 10 AM Pacific Time. Hanya saja, bila dikonversikan ke Waktu Indonesia Barat (WIB), maka baru berlaku hari ini, Selasa, 2 Agustus 2022 00.00 WIB.

Event yang baru mereka gelar ini, bertepatan dengan dibukanya pemblokiran akses Steam di Indonesia. Hal ini mengingat, Kominfo telah berkomunikasi dengan Valve Corp (Steam, CS: GO, dan Dota 2).

Diketahui bahwa akses terhadap ketiga Sistem Penyelenggara Elektronik (PSE) tersebut, telah dilakukan normalisasi sejak pukul 08.30 WIB. Kendati demikian, ini dilakukan secara bertahap, sehingga tidak semua provider bisa langsung membukanya.

“Pengguna secara bertahap mulai dapat mengakses layanan keempat PSE tersebut,” kata Jubir Kominfo Dedy Permadi.

Dari berita tersebut harusnya masyarakat ikut berterima kasih lantaran pemblokiran sesaat malahembawa untung besar dikemudian hari. Intinya kita tidak bisa menilai baik buruknya suatu kebijakan terhadap dampak awal yang ditimbulkan. Seperti kenaikan BBM yang awalnya banyak ditentang, lama-kelamaan kita jadi terbiasa dengan alih subsidi BBM untuk pembiayaan infrastruktur, pendidikan dan lainnya.

Bagi pendukung pemerintah, tentu saja kita berkilah dengan adanya banyak manfaat yang bisa diperoleh di belakang. Tapi, kalau menilai kebijakan secara subjektif, tak akan beda jauh dengan Rocky Gerung yang selalau menafikkan apapun kebijakan pemerintah.

Juga soal Dirjen pajak yang sebelumnya menuduh pemblokiran platform digital yang katanya menghambat penarikan pajak. Nyatanya objek pajak justru bisa ditingkatkan dengan adanya aturan PSE. Ditambah dari rilis Kemenkeu, ternyata Kemkominfo adalah kementrian nomer 1 penghasil PNBP terbanyak.

Semoga saja apapun yang terjadi belakangan bisa menjadi hikmah bagi kita semua dan belajar menilai sesuatu secara objektif. Katakanlah kalau memang terbukti Kominfo saat ini tak bisa menjalankan tugasnya sesuai visi misi presiden. Maka sudah pasti Jokowi memiliki wewenang mencopot atau mengganti. Sebaliknya kalau memang dipertahankan karena memang sudah bekerja sesuai ekspektasi, maka terimalah semua itu dengan berbesar hati.