Datangi Festival Golo Koe, Johnny Plate Dorong Peran UMKM di Sektor Pariwisata

Datangi Festival Golo Koe, Johnny Plate Dorong Peran UMKM di Sektor Pariwisata

Pasca dihantam isu miring terkait PSE, Menkominfo, Johnny Plate tak lantas menarik diri dari kegiatan utamanya di Kominfo. Sebaliknya dirinya justru terus aktif menggalakkan literasi digital bagi pelaku UMKM, terutama terkait perannya dalam menggenjot pariwisata. Jujur kita harus mengapresiasi kerja keras Menkominfo dalam menjalankan peran utamanya.

Karena sejatinya kementrian tanpa masalah atau isu miring bukan berarti telah menjalankan tugasnya secara maksimal. Begitu juga sebaliknya, kominfo yang diterpa berbagai isu negatif bisa jadi karena telah berjalan di arah yang benar. Ibarat pohon yang semakin tinggi, semakin kencang pula angin yang menerpa. Jadi heran kalau kritikan yang bablas sampai meminta Menkominfo dipecat. Bedakan dengan kasus kelangkaan minyak goreng yang sudah masuk ranah korupsi. Selagi kebijakan tak ditemukan indikasi KKN, wajar saja jika terjadi pro dan kontra.

Soal literasi digital bagi UMKM ini memang telah menjadi konsen Kominfo belakangan. Seperti dilansir tempo.com, Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny  G Plate mendorong funsi literasi digital untuk kiat membangun usaha termasuk UMKM di era digital.

“Salah satu upaya yang ditempuh dengan menggalang penggunaan produksi dalam negeri serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan transaksi pelaku UMKM,” kata Menkominfo Jhonny.

Melalui program adopsi teknologi digital UMKM 4.0 ini diharapkan dapat terjadi peningkatan level atau scaling-up UMKM dari sisi adopsi teknologi digital.

“Berdasarkan empat level, yaitu level beginner, observer, adopter dan leader.” Ucapnya.
Selain peningkatan level UMKM menuju go digital, Johnny Plate juga mendorong peran UMKM untuk mendongkrak sektor pariwisata. Hal ini disampaikan Menminfo saat mendatangi festival Golo Koe. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mendorong pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal mengambil peran strategis dalam pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Menurutnya, upaya tersebut menjadi salah satu perhatian serius Presiden Joko Widodo, termasuk dengan adanya penyediaan infrastruktur digital.

“Pembangunan pariwisata Labuan Bajo yang secara besar-besaran dan kencang dilakukan oleh pemerintah pusat, oleh Bapak Presiden menjadi lengkap kesuksesannya apabila masyarakat lokal juga mengambil bagian secara aktif di dalamnya. Bibit-bibit dan benih-benih itu ada, ini yang harus kita tumbuh kembangkan dan kita koordinasikan,” ujarnya usai menghadiri Festival Golo Koe di Waterfront Labuan Bajo, Mangarai Barat, Sabtu (13/08/2022) malam.

Menteri Johnny mengapresiasi kolaborasi Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dengan tokoh agama serta masyarakat menghadirkan kegiatan tahunan Festival Golo Koe. Menurutnya, kegiatan produktif seperti itu penting dalam mengembangkan DPSP Labuan Bajo.

“Saya kira ekshibisi seperti ini bagus sekali, apalagi Bapak Presiden sendiri sudah mengingatkan pembangunan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Labuan Bajo harus juga menyentuh dan bersama-sama dengan masyarakat lokal. Karena ini adalah manifestasi atau ungkapan dari kesiapan dan kesediaan masyarakat lokal untuk mengambil bagian di dalam pariwisata,” tegasnya.

Menkominfo mendorong perbaikan persiapan festival jika akan dijadikan sebagai event tahunan oleh Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan Keuskupan Gereja di Manggarai Barat.

“Dari pameran hasil karya dan produksinya dari waktu ke waktu harus ditingkatkan baik kualitas produksinya, kemasannya, informasi menyangkut produknya maupun branding dan kemasan.Bagaimana supaya peningkatkan kualitas produksi mereka sehingga bisa menjadi subtitusi produk-produk yang dibutuhkan oleh pariwisata di sini,” ungkapnya.

Menteri Johnny menyatakan dengan ketersediaan infrastruktur digital memungkinkan pelaku UMKM memanfaatkan platform digital di marketplace.

Semoga saja kabar baik dari Manggarai Barat ini bisa menjadi pemicu giat UMKM di tempat pariwisata lainnya, terutama destinasi super prioritas. Kita yakin pada saatnya nanti sektor wisata bisa menarik devisa terbanyak dengan dibarengi kerja keras para pelaku UMKM. Terutama mereka yang telah menerapkan teknologi digital baik untuk promosi, transaksi hingga inovasi produknya. Saya rasa masyarakat kita sudah lebih cerdas daripada yang kita bayangkan dalam pemanfaatan teknologi digital. Apalagi dengan adanya dukungan infrastruktur dari kominfo.

Momen perayaan kemerdekaan seperti saat ini memang pas untuk melakukan kolaborasi diberbagai sektor dengan mengusung jiwa patriotisme dan persatuan. Semoga saja UMKM kita terus bertumbuh dan menyumbang kenaikan ekonomi bagi negeri. Selain itu harus ada upaya dari masyarakat untuk terus cari tahu dan melakukan inovasi terkini agar tak kalah dari pasar global. Seperti halnya pasar kendaraan listrik yang selalu menghadirkan kejutan. Kalau dulu Wuling EV menjadi brand mobil listrik yang paling dinanti, tiba-tiba kemarin muncul Ayla EV yang ternyata sudah terlihat begitu modis dan trendy. Begitu juga dengan UMKM yanh harus terus berinovasi.

Salam Spartan

#waras bernegara

Referensi:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/43657/siaran-pers-no-324hmkominfo082022-tentang-menkominfo-di-festival-golo-koe-umkm-strategis-dalam-pengembangan-dpsp/0/siaran_pers

https://bisnis.tempo.co/read/1622608/dorongan-literasi-digital-umkm-berdaya-maluku-maju