Formula E Harus Terlaksana, Jokowi Butuh Anies

Jokowi Sangat Membutuhkan Anies Agar Gelaran Formula E Terlaksana

Masih ingat dengan Formula E? Mungkin pertanyaannya saya ubah saja. Ada yang tahu tentang Formula E?

Saya yakin ada banyak jawaban. Dari sekian banyak jawaban itu, pasti ada jawaban yang seperti ini: ‘Tahu. Tapi saya gak peduli.’ Hahaha…

Ya, memang gelaran Formula E ini penuh kontroversi. Ada banyak hal yang membuatnya menjadi kontroversi. Disinyalir ada ‘korupsi’ dalam pelaksanaan kegiatan ini, sehingga perlu penyelidikan KPK. Tetapi sampai saat ini, KPK sama sekali tidak bergerak. Masih mengusut. Kita tunggu saja prosesnya.

Di balik semua itu, pasti juga ada keinginan agar gelaran Formula E tidak terlaksana. Karena kalau sampai gelaran ini terlaksana, nama Anies Baswedan akan melambung. Karena itu, banyak sekali meme ataupun video yang menjelek-jelekkan kondisi tanah yang akan dipakai untuk gelaran Formula E. Bahkan ada meme atau poster yang menunjukkan proses pengerjaan lintasan yang masih amburadul. Anda pasti pernah melihat meme dan video-video tersebut.

Tetapi kita lupa, sirkuit Mandalika yang sekarang ini begitu indah, dulunya juga amburadul saat masih dalam pengerjaan. Ya, namanya saja baru dibangun. Gedung seindah apapun, ketika sedang dibangun, pasti berantakan dan amburadul. Demikian juga sirkuit Mandalika. Demikian juga sirkuit Formula E ini, nantinya juga pasti akan indah.

Meskipun ada banyak orang yang berharap gelaran Formula E ini tidak jadi dilaksanakan, saya justru ingin gelaran Formula E ini harus dilaksanakan. Ada beberapa alasan yang mendasari pemikiran saya itu.

  1. Pertaruhan nama baik.

Gelaran Formula E ini menjadi pertaruhan nama baik Indonesia di mata dunia. Sirkuit Jakarta sudah masuk dalam kalender kegiatan Formula E untuk tahun 2022 ini. Kita juga sudah sering mendengar berita akan adanya Formula E yang akan digelar di Jakarta pada bulan Juni 2022. Jika berita yang sudah kita ‘gembar-gemborkan’ ini ternyata hanya pepesan kosong, apa kata dunia? Kita bisa menyelenggarakan Moto GP, bahkan sebentar lagi mungkin Formula One. Tetapi kita tidak mampu menyelenggarakan Formula E karena sirkuitnya tidak selesai. Apa kata Uncle Muthu? Anda faham…?

  1. Masuk dalam rencana Wakil Menteri Kemenparekraf

Beberapa saat setelah dilantik, Wakil Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo dalam wawancara dengan wartawan menyebutkan salah satu kegiatan yang akan dipromosikan adalah balapan mobil listrik.

  1. Biaya yang sudah dikeluarkan

Kita tahu sudah banyak uang yang digelontorkan untuk gelaran Formula E ini. Uang commitment fee lebih dari 500 miliar sudah dikeluarkan. Pasti ada yang bilang, lebih dari 1 triliun. Ya, silahkan. Yang jelas, 1 triliun itu lebih besar daripada 500 miliar.

Mengingat begitu pentingnya gelaran ini, Jokowi menyempatkan diri untuk melihat persiapan even ini. Terutama sirkuitnya. Karena memang yang paling penting dalam sebuah balapan adalah sirkuit.

Pada kesempatan itu, Jokowi menyampaikan “Ya saya ingin melihat persiapan Formula E seperti apa dan di lapangan seperti kita lihat, saya kira untuk trek balapannya sudah siap.”

Saya tidak tahu, siapa mengajak siapa. Tetapi yang jelas, Jokowi turun sendiri ke lapangan untuk melihat perkembangan pengerjaan sirkuit Formula E. Saat itu, yang dilihat baru trek balapan, belum sirkuitnya. Karena ketika kita menyebut kata sirkuit, maka yang harus ada adalah lintasan balapan, tribun penonton, paddock, dan hal-hal lain yang seharusnya ada di sirkuit. Karena ketika yang ada hanya trek balapan, apa bedanya dengan balapan liar?

Itulah yang diharapkan Jokowi dilakukan oleh Anies. Jokowi butuh Anies. Jokowi sangat membutuhkan Anies agar gelaran Formula E ini bisa terlaksana. Jokowi sangat membutuhkan Anies untuk turun ke lapangan untuk memastikan sirkuit Formula E ini selesai tepat waktu dan dapat digunakan untuk balapan Formula E pada awal Juni 2022 nanti.

Kalau ternyata Anies tidak bisa diharapkan dan sirkuit Formula E tidak selesai pada waktunya? Atau ternyata tidak layak untuk balapan Formula E? Apa yang akan dilakukan Jokowi?

“Ya, pindah aja balapannya ke Sirkuit Mandalika. Pelaksananya Pemprov DKI. Tapi sirkuitnya di Mandalika. Gitu aja kok repot.”

Salam Sehat Indonesia.

Nugraha, pendukung tagar #WarasBernegara, #SayaSpartan

 

Wawancara Wamen Kemenparekraf:

https://www.youtube.com/watch?v=lXAr_vNJ0ow

 

Sumber Berita:

https://news.detik.com/berita/d-6051130/kejutan-jokowi-kunjungi-sirkuit-formula-e-disopiri-anies-baswedan