Kapolres Kupang Bahas Masalah Batas Negara dalam Kunjungan Kerja Atase POLRI KBRI-RDTL

POLRI dalam hal ini Polda Kupang berkomitmen untuk jalin kerja sama dengan Timor Leste.

Kapolres Kupang bersama Atase Polri KBRI-RDTL Kombes Pol. Don Gaspar Mikel da Costa, S.H, Dipl.Tr,

Komitmen POLRI tersebut antara lain terwujud dalam giat baru-baru ini di Kupang. Tulisan ini coba merefleksikan kembali persitiwa itu.

Referendum tahun 1999 di Propinsi Timor Timur yang secara resmi memisahkan propinsi paling bungsu tersebut dari Negara Kesatuan Republik Indonesia kini menyisahkan masalah yang tak bisa dipandang sebelah mata. Masalah tersebut adalah masalah perbatasan NKRI dengan Timor Leste yang berada di daerah Naktuka Distrik Oekusi dan Oepoli, Kecamatan Amfoang Timur Kab. Kupang.

Tak sedikit gesekan terjadi didaerah kantung ini antara warga Citrana Distrik Oekusi, Republik Democratic Timor Leste dan warga Oepoli Kecamatan Amfoang Timur Kab Kupang, Republik Indonesia. Lokasi lahan yang diperebutkan pun dikenal sebagai lahan yang subur yang membuat kedua kelompok dari masing-masing negara tak rela melepaskan kepemilikan lahan tersebut.

Kunjungan Atase POLRI dari Timor Leste ke Polda NTT

Polemik inipun diutarakan langsung oleh AKBP FX. Irwan Arianto, S.I.K., M.H selaku Kapolres Kupang kepada Atase Polri Kedutaan Republik Indonesia – RDTL, Kombes Pol. Don Gaspar Mikel da Costa,S.H, Dipl.Tr di Mapolres Kupang saat kunjungannya pada hari Senin tanggal 25 April 2022 pukul 08.30 waktu setempat.

POLRI
Kombes Don da Costa, perwira POLRI yang kini jadi atase POLRI di Dili, Timor Leste

Kedatangan tim Atase yang dirangkai dalam kunjugan kerja tersebut diterima langsung Kapolres Kupang dalam ruang kerjanya di Mako POlres Kupang yang beralamat dijalan Timor Raya km. 25 Babau, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang

“ Saya apresiasi kedatangan tim Atase Polri KBRI-RDTL pada lingkungan kerja kami, sehingga kami bisa mengutarakan problematika perbatasan di Naktuka secara langsung, semoga probelamtika ini menjadi agenda utama tim dalam mencari solusi perbatasan negara yang belum menemui titik terangnya selama ini,” pungkasnya.

Harapan inipun diamini tim Atase KBRI-RDTL dan sebisa mungkin segera mencari solusi terbaik guna mencegah konflik yang lebih besar yang melibatkan kedua negara bertetangga Indonesia dan Repblik Democratic Timor Leste.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Kupang Kompol Tri Joko Biyantoro,S.Sos serta para pejabat utama POlres Kupang.

Semoga masalah perbatasan kedua negara ini segera ditemukan solusinya mengingat daerah ini adalah daerah kantung (enclave) yang cukup unik dari sisi georafis karena memiliki batas alam berupa dua buah sungai serta lautan dibagian utaranya yang membuat kedua negara sama-sama memiliki bukti yang relevan untuk saling mempertahankan.

Salam SPARTAN

Simeon Sion H., pendukung tagar #WarasBernegara, #SayaSPARTAN

Penulis: Simeon Sion