banner 728x250

Setelah Penataan Ulang (Refarming) Frekwensi 2,1 GHz

Kominfo melakukan refarming frekwensi 2,1 GHz agar kecepatan Internet menjadi maksimal.

banner 120x600
banner 468x60

Kominfo baru saja merampungkan penataan ulang (Refarming) sinyal frekwensi 2,1 GHz secara nasional.
Dengan penataan ulang yang dilakuka, maka blok spektrum Indosat Ooredo Hutchinson (IOH), Telkomsel dan XL Axiata menjadi berdampingan.

Frekwensi 2,1 GHz adalah frekwensi yang selama ini digunakan untuk 4G dan 5G.

banner 325x300

Sebelum frekwensi emas 700 MHz digunakan sebagai sarana untuk pengembangan 5G, frekwensi 2,1 GHz lah yang digunakan untuk 5G.

Penataan ulang (Refarming) dilakukan agar terjadi keselarasan dalam menggunakan frekwensi sehingga kecepatan internet yang dihasilkan menjadi maksimal.

Ternyata bukan hanya soal pengadaan infrastruktur tetapi penataan infrastruktur juga menjadi hal yang penting untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Penetapan itu tertuang dalam Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 76 Tahun 2023 tentang Penetapan Pita Frekuensi Radio Hasil Penataan Ulang Pemegang Izin Penggunaan Spektrum Radio pada Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz yang ditandatangani pada tanggal 15 Februari 2023.

Dengan ditetapkannya Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 76 Tahun 2023 tersebut, penetapan pita frekuensi radio 2,1 GHz untuk 3 (tiga) penyelenggara jaringan bergerak seluler, yakni PT Indosat Tbk, PT Telekomunikasi Selular, dan PT XL Axiata Tbk telah dalam kondisi berdampingan (contiguous),” jelas Direktur Penataan Sumber Daya Ditjen SDPPI Kementerian Kominfo, Denny Setiawan, dalam siaran persnya.

Dengan penetapan ini, kata Denny, yang mana spektrum masing-masing operator seluler sudah berdampingan alias contigous, itu akan menambah fleksibilitas IOH, Telkomsel, dan XL Axiata dalam mengimplementasikan teknologi seluler, baik 4G maupun 5G.

Refarming dilakukan karena memperhatikan hasil seleksi pengguna pita frekuensi radio pada rentang 1975 – 1980 MHz berpasangan dengan 2165 – 2170 MHz yang ditetapkan kepada Telkomsel, sehingga terdapat penggunaan pita frekuensi radio 2,1 GHz yang tidak berdampingan (non-contiguous).

Sehingga agar kualitas layanan telekomunikasi jadi lebih oke, dilakukan penataan ulang yang melibatkan 16 cluster dimulai sejak 1 Desember 2022 dan berakhir pada 7 Februari 2023.

Sebagai pengguna dan pelanggan seluler, kita memang sering kurang puas dengan jaringan internet yang kita pakai. Kecepatan yang kurang memadai sehingga yang terjadi adalah kesulitan untuk mengirim data dan video, dan juga untuk mengunduh video.

Kita semua tahu bahwa Kominfo terus bekerja keras membangun infrastruktur telekomunikasi untuk meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam melakukan telekomunikasi di era digital sekarang ini.

Apakah penataan ulang (Refarming) frekwensi 2,1 GHz ini akan benar meningkatkan kecepatan internet, tentunya kita semua berharap begitu.

Akan sangat mudah bagi kita untuk membuktikannya, kalau ternyata ketika kita mengunduh file masih muter muter (buffering) artinya kecepatannya masih belum beranjak tetapi kalau kemudian menjadi lebih lancar, sehingga lebih memudahkan pekerjaan kita maka betul bahwa kecepatan internetnya telah mengalami peningkatan.

Kominfo, selaku departemen yang bertanggung jawab atas penyediaan infrastruktur telekomunikasi, terus berinovasi untuk menyediakan dan memaksimalkan infrastruktur agar masyarakat bisa semakin nyaman menikmati fasilitas telekomunikasi yang lebih baik.

Kasus korupsi yang sedang diusut oleh Kejaksaan Agung terkait pengadaan BTS oleh BAKTI dan membuat beberapa pejabat Kominfo termasuk Menkominfo diperiksa sebagai saksi, nampaknya tidak membuat kinerja Kominfo terpuruk.

Pengusutan kasus korupsi tersebut juga sepertinya sudah tidak hanya pada ranah hukum saja, tetapi ada muatan politis yang cukup terasa.

Menurut penulis, ada hal hal yang biasa terjadi ketika momen pemilihan Presiden dan Pilkada sudah dekat atau biasa kita menyebut sebagai tahun politik.

Mengenai hal ini, penulis akan bahas pada artikel yang lain.

Bagaimana menurut teman-teman?

Salam Spartan, Roedy.

#Warasbernegara.
#SayaSpartan.

Sumber :

https://inet.detik.com/telecommunication/d-6577557/hasil-refarming-frekuensi-21-ghz-ditetapkan-internet-akan-gaspol

banner 325x300