banner 728x250

Setengah Jutaan Konten Judi Online Diblokir Kominfo, Bukti Perlindungan ke Negara

banner 120x600
banner 468x60

Setengah Jutaan Konten Judi Online Diblokir Kominfo, Bukti Perlindungan ke negara.

Perjudian dalam beragam bentuk mulai dari kasino hingga judi online slot ternyata tak hanya merugikan individu, tapi juga negara. Tercatat ada 6 negara yang mengalami kerugian fantastis akibat maraknya judi online. Negara-negara tersebut adalah Australia, Singapura, Irlandia, Kanada, Finlandia, dan Italia. Tentunya negara kita yang juga tengah digempur masuknya perjudian online harus mawas dan mengambil aksi tegas. Salah satunya lewat pemblokiran yang dilakukan Kominfo.

banner 325x300

Judi onlinepun merugikan individu sendiri karena memiliki beberapa akibat fatal. Mereka yang kecanduan judi online bisa terkena depresi, bunuh diri, melakukan pencurian, masuk penjara, dan kebangkrutan. Bahkan beberapa artis terkenal, seperti Delon harua merasakan kandasnya rumah tangga akibat kebiasaan berjudi. Jadi, pemerintah dalam hal ini Kominfo sudha benar jika memiliki tekad memberantas perjudian online hingga ke akar.

Seperti dilansir tempo.com, Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Semuel A. Pangerapan menyatakan pihaknya telah memblokir akses terhadap 566.332 konten yang memuat unsur judi online. Termasuk di dalamnya adalah akun platform digital dan situs yang membagikan konten terkait kegiatan judi.

Lima ratusan ribu konten itu diputus aksesnya sejak tahun 2018 hingga 22 Agustus 2022. “Pemutusan akses tersebut dilakukan berdasarkan hasil temuan patroli siber, laporan dari masyarakat, dan laporan instansi Pemerintah atas penemuan konten yang memiliki unsur perjudian,” kata Semuel dalam siaran pers, Senin, 22 Agustus 2022.

Rinciannya adalah per 2018 sebanyak 84.484 konten judi online diputus, lalu pada tahun 2019 sebanyak 78.306 konten diputus. Berikutnya pada tahun 2020 dan tahun 2021 masing-masing sebanyak 80.305 konten dan 204.917 konten judi online diputus. Sedangkan sejak awal Januari hingga sampai 22 Agustus 2022 sebanyak 118.320 konten telah diputus.

Kominfo menyatakan patroli siber yang dilakukan didukung oleh sistem pengawas situs internet negatif atau AIS. Sistem ini beroperasi selama 24 jam tanpa henti oleh tim Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika.

Pemutusan akses juga dipastikan bukan satu-satunya cara memberantas judi online. Kominfo juga mendorong peningkatan literasi digital masyarakat melalui program Gerakan Nasional Literasi Digital untuk melindungi masyarakat dari berbagai konten negatif di ruang digital, termasuk perjudian online.

Dalam upaya mendukung penegakan hukum atas pelaku judi online, Kominfo siap bekerja sama dalam upaya pemberantasan berbagai macam konten negatif di internet yang dilakukan pihak kepolisian.

Adapun pihak yang sengaja mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya judi online terancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Hukuman itu didasarkan pada pasal 27 ayat 2 jo. pasal 45 ayat 2 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik atau UU ITE.

Selain itu, ada pasal 303 bis KUHP turut mengancam para pemain judi dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda pidana paling banyak Rp 10 juta.

Kementerian Kominfo, kata Semuel, telah membuka kanal aduan masyarakat melalui tautan https://aduankonten.id/ untuk melaporkan penemuan dengan konten negatif di platform digital. Anda bisa mengadukan penyalahgunaan jasa telekomunikasi ke akun Twitter @aduanPPI milik Kementerian Kominfo apabila menerima pesan terkait judi online yang dikirim melalui SMS.

Dengan kesigapan Kominfo dalam memberantas perjudian online ini, diharapkan masyarakat juga ikut mendukung. Caranya tentu saja dengan menghindari godaan untuk melakukan judi online. Masyarakat juga harus terus memantau pergerakan mereka di dunia maya serta melaporkan pada Kominfo jika menmukan indikasi perjudian. Kalau semua pihak turut serta memberantas perjudian online ini, saya yakin negara kita bisa terbebas dari maraknya perjudian online suatu hari nanti.

Kominfo juga harus melakukan langkah tegas dengan memblokir situs judi online hingga ke akar. Jangan karena alasan mereka mendaftar PSE lantas dibiarkan begitu saja dan leluasa untuk menghancurkan negara dan masyarakat dari dalam. Semoga saja kedepannya kita bisa melihat berkurangnya atau bahkan hilangnya kasus perjudian online ini. Bahkan kasus yang menimpa Ferdy Sambo yang telah memiliki pangkat tiggi di kepolisian juga dikaitkan dengan kasus ini.

Salam Spartan!

Waras Bernegara!

Referensi:

https://www.google.com/amp/s/bisnis.tempo.co/amp/1625660/566-332-konten-judi-online-diblokir-kominfo-sejak-tahun-2018

<span;>https://www.google.com/amp/s/economy.okezone.com/amp/2022/05/18/320/2596061/5-dampak-negatif-judi-online-nomor-2-bikin-takut

banner 325x300