banner 728x250

Strategi Kominfo Atasi Kesenjangan Digital

DEWG
banner 120x600
banner 468x60

Era digital adalah era di mana kita meninggalkan tekhnologi konvensional dan manual menuju serbadigital. Era dimaksud ditandai dengan penggunaan tekhnologi informasi dan artifisial yang mumpuni demi kemudahan, Sayangnya, peralihan era tersebut tidak berlangsung seketika untuk semua melainkan bertahap dari regio yang satu ke yang lain. Karenanya, dibutuhkan kesigapan para penentu kebijakan dalam menghadirkan pemerataan kepada semua.

Di dalam negeri sendiri, Kominfo adalah pihak yang memegang peran tersebut. Johnny Plate selaku Menkominfo setidaknya telah menunjukkan geliat ke arah tersebut.

banner 325x300

Kementrian kominfo menyiapkan sejumlah program agar visi misi pesiden bisa terwujud. Salah satunya dengan digitilisasi menyeluruh berbagai bidang di Indonesia. Apalagi dengan terbentuknya Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi yang bisa dipakai sebagai senjata untuk mengamankan ruang digital kita. Kabarnya sosok hacker Bjorka kini menghilang di telan bumi dengan adanya pengesahan aturan tersebut. Pun negara kita bisa melangkah lebih baik lagi ke depannya.

Diberitakan sebelumnya, dalam perhelatan ITU PP 2022, Kominfo mati-matian berjuang agar dapat memuluskan dua misi penting yang diemban. Sebagai informasi, sidang ITU Plenipotentiary Conference (ITU PP) 2022 bertempat di National Museum of Contemporary Art yang berada di Palace of Parliament, Bucharest. Dalam acara tersebut, kominfo menyiapkan acara di sela-sela sidang dengan tajuk Indonesia Night.

Lewat acara tersebut dua misi penting Indonesia diharapkan terlaksana. Pertama, menempatkan kembali Indonesia sebagai anggota Dewan ITU Region E Asia – Australasia 2023-2026. Sejak tiga dekade lalu Indonesia sudah masuk di dalamnya, terakhir periode 2019-2022 bersama China, India, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Filipina, Arab Saudi, Australia, Iran, Kuwait, Pakistan dan Uni Emirat Arab. Kedua yang tidak kalah penting memperjuangkan Doktor Meiditomo Sutyarjoko sebagai anggota Radio Regulation Board (RRB).

Oleh karena itu, Kominfo berupaya menggalang dukungan banyak pihak agar kedua misi tadi dapat terwujud. Selain menggalang dukungan, keterlibatan Indonesia juga bisa menjadi upaya untuk mengatasi kesenjangan digital antara Indonesia dan dunia. Menkominfo berharap Sekjen ITU yang baru dapat bekerja sama lebih erat lagi dengan Indonesia.

“Indonesia sangat agresif di dalam membangun dan menerbangkan satelit di orbit. kita membutuhkan kapasitas satelit yang besar yang dalam road map Kominfo sampai dengan 1 Tbps atau sama dengan 1.000 Gbps. dan slot orbit itu kewenangannya ada di RRB ITU. sehingga kita perlu punya hubungan baik dengan Sekjen baru yang terpilih,” pungkas pria kelahiran Ruteng itu.

Bak gayung bersambut, nama sekjen baru yang keluar yakni Doreen Bogdan-Martin sebagai Sekretaris Jenderal International Telecommunication Union (ITU) periode 2023-2026 langsung mendapat sambutan khusus dari Indonesia. Johnny Plate mengungkapkan kalau terpilihnya Doreen bukanlah hal yang mengejutkan lantaran kualitas perempuan asal US tersebut sangat cocok dalam menempati posisi strategis.

Johnny Plate juga menyebutkan pertemuannya dengan FCC dan UFCC dan mengungkap komitmen Indonesia dalam mendukung Doreen. Sebagai gantinya, secara resiprokal US akan memberikan dukungan kepada Indonesia. Lantaran keakraban tersebut diharapkan kerjasama Indonesia dan ITU tercipta dengan baik.

Menkominfo menyebutkan ada sekitar 2,7 miliar orang di dunia yang belum mendapat koneksi internet. Untuk itu diperlukan sebuah solusi bersama untuk memperkecil kesenjangan tersebut. Upaya ini nantinya juga sesuai dengan Agenda Connect 2030 dan Rencana Strategis ITU. Nantinya pertemuan menteri digital G20 (DEWG G20) awal bulan akan memberikan perhatian penuh bagi mereka yang tidak terlayani dunia digital.

Di forum sendiri telah tercapai kesepakatan untuk menangani masalah prioritas, yakni digital connectivity, digital skills , digital literacy, data free flow with trust dan cross border data flow atas dasar keabsahan, keadilan, dan transparansi. Indonesia mengapresiasi dukungan dari ITU atas inisiatif Smart Village dan Smart Island sebagai salah satu dari hasil konkrit DEWG.

Sedang dalam negeri sendiri seperti yang diuangkap Menkominfo, rencananya pada kuartal kedua 2023, Indonesia akan meluncurkan 2 unit High Throughput Satelit berkapasitas 150 Gbps di Geo Earth Orbit. Satelit ini untuk mendukung akses internet khusus di lebih dari 150 ribu fasilitas umum di daerah tertinggal, terdepan dan terluar dari Indonesia.

Selain itu, saat ini kominfo juga tengah melakukan penggelaran kabel serat optik di darat dan bawah laut untuk menghubungkan titik-titik tulang punggung yang tidak terhubung dari Indonesia, di mana kami telah mengerahkan 460.000 KM kabel optik. Selanjutnya ada pengadaan BTS 4G untuk menjangkau ribuan desa di wilayah non-komersial, 65% di antaranya berada di perbatasan dan daerah terluar.

Semoga saja kedepannya kesenjangan digital sepertiga populasi dunia bisa tertutup dengan kerja sama digital yang baik antar negara di dunia. Kominfo sebagai perwakilan pemerintah juga tak mau kalah dalam memutus kesenjangan digital dalam negeri. Salah satu ikhtiar penting lainnya yakni mendukung perwakilan Indonesia agar bisa menambah slot orbit untuk satelit kita nantinya.

banner 325x300