Top! Johnny Plate Akan Tingkatkan TIK Guna Mendukung Kuota Terbesar Jamaah Haji

Komitmen Johnny Plate selaku Menteri Komunikasi dan Informatika untuk meningkatkan fasilitas dan layanan TIK tak diragukan lagi. Hal ini juga menyangkut persiapan jamaah haji Indonesia yang mendapat kuota terbesar dari Arab Saudi. Tak bisa dipungkiri, Indonesia dengan populasi terbesar keempat di dunia yang memiliki mayoritas penduduk muslim memang butuh banyak kuota. Untuk itulah peran pemerintah dibutuhkan untuk mengakomodasi jumlah tersebut.

Tak hanya Menag yang memang membawahi dana haji dan sebagainya, Menkominfo juga bisa turut berpartisipasi mengenalkan teknologi terkini. Para jamaah diberi pengetahuan dan keahlian teknologi terkini agar mereka berpikiran maju dan terbuka. Dengan penguasaan IT yang bagus, para jamaah bisa menyesuaikan diri di kondisi real berbekal simulasi di dunia maya. Akan sangat disayangkan kalau kemajuan teknologi tidak digunakan secara maksimal. Lewat kolaborasi antar kementrian, jamaah haji akan dibawa beberapa langkah lebih maju.

Seperti diberitakan di website kominfo, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengalokasikan sekitar 1 juta kuota calon jemaah haji dari seluruh negara pada tahun 2022. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate menyatakan jumlah tersebut sedikit berkurang dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, demikian kuota jemaah haji untuk Indonesia termasuk yang paling tinggi dari lima negara pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Menkominfo meminta ekosistem komunikasi dan informatika untuk memberikan dukungan teknologi informasi dan komunikasi yang bisa memperlancar ibadah jemaah haji asal Indonesia.

“Indonesia adalah yang terbesar dengan lebih dari 100 ribu jamaah yang akan melaksanakan ibadah haji. Yang kedua Pakistan, lalu India, Bangladesh, dan kelima Nigeria. Negara-negara Asia Tenggara, Asia Tengah, Asia Timur, dan Afrika, menjadi negara dengan umat Muslim yang melaksanakan ibadah haji terbesar di dunia,” tuturnya dalam Penyerahan Hewan Kurban Keluarga Besar Kementerian Kominfo dan Mitra Kerja, di pelataran Masjid At-Taqwa Kementerian Kominfo, Jakarta Pusat, Jumat (08/07/2022).

Menteri Johnny berharap, pelaksanaan ibadah haji tahun dapat berjalan lancar dan baik, khususnya bagi para jemaah haji asal tanah air. Terlebih penyelenggaraan ibadah haji tentunya menjadi perhatian umat Islam di dunia, termasuk di Indonesia. 

“Saya meyakini Pemerintah Kerajaan Saudi sudah menyiapkannya itu semua dengan baik. Termasuk Bapak Wakil Presiden kita mendapat kesempatan undangan khusus dari Kerajaan Saudi Arabia untuk mengikuti ibadah haji tahun 2022 ini,” ujarnya.

Menkominfo menyatakan saat dunia dan Indonesia semakin resilien karena mampu menghadapi pandemi Covid-19. Sehingga, pelaksanaan Hari Raya Iduladha tahun ini akan lebih baik dibandingkan dua tahun sebelumnya. 

“Ibadah Iduladha kali ini dapat dilakukan dengan lebih baik, lebih meriah, dapat dilaksanakan dan dirayakan secara lebih luas oleh umat Islam dunia dan umat Islam Indonesia. Kita juga patut bersyukur bahwa tahun ini pelaksanaan dan penyelenggaraan ibadah haji dapat dilaksanakan dengan lebih baik dibandingkan tahun-tahun sebelumnya pada saat pandemi Covid-19,” tuturnya.

Dukungan Teknologi

Menteri Johnny meminta agar sivitas Kementerian Kominfo dan mitra kerja menyiapkan teknologi informasi dan komunikasi dari berbagai aplikasi teknologi digital untuk membantu penyelenggaraan dan pelaksanaan ibadah haji secara lebih baik dan lebih memudahkan jemaah. 

“Sebab teknologinya sudah available, sebagai contoh pemanfaatan virtual reality, augmented reality, atau bahkan sekarang Metaverse yang bisa membantu calon-calon jemaah haji sebelum keberangkatan, sehingga memudahkan bagi calon jemaah haji di Saudi Arabia di Mekah,” ujarnya.

Mengenai peringatan Hari Raya Iduladha telah ditetapkan pada tanggal 10 Juli 2022 berdasarkan keputusan Pemerintah. Menkominfo menyatakan setiap kurban yang paling besar adalah pengabdian bagi bangsa dan negara. Oleh karena itu, setiap kerja, karya, pikiran, saran, dan pendapat yang sumbangsi dan substantif manfaatnya bagi pembangunan bangsa dan negara adalah bagian dari ibadah kurban. 

Semoga saja persiapan keberangkatan ibadah haji sampai pulang ke tanah air bisa meningkat tiap tahun. Kita yakin dengan dukungan antar lembaga dan kementrian, pemerintah bisa menyiapkan para jemaah haji dengan bekal pengetahuan dan juga keahlian dibidang teknologi. Diharapkan masyarakat yang akan berangkat atau masih hendak mendaftar juga ikut mempelajari update terkini perkembangan jamaah haji. Rasanya teknologi saat ini akan lebih bermanfaat karena bisa dikondisikan seperti keadaan real.

Bayangkan dulu untuk simulasi manasik haji, jemaah dikumpulkan di suatu tempat dan diletakkan miniatur yang mirip aslinya. Meski kurang lebih sama, tapi tetap saja kondisi lapangan akan berbeda jauh. Mereka harus tahu seberapa jauh jarak yang hendak di tempuh. Untuk itu kehadiran teknologi seperti metaverse dan sebagainya akan sangat membantu untuk menunjukkan kondisi real. Tentunya rasa kaget saat tiba di tanah suci akan jauh berkurang dengan berbekal pengetahuan teknologi di awal. Akhirnya saya ucapkan selamat menunaikan hari raya idul adha bagi segenap saudara muslim di tanah air.

Salam Indonesia Maju!

Referensi:

https://www.kominfo.go.id/content/detail/43007/siaran-pers-no-281hmkominfo072022-tentang-kuota-terbesar-menteri-johnny-minta-dukungan-tik-untuk-kelancaran-ibadah-jemaah-haji/0/siaran_pers