Wow! Ternyata Balai Uji Ponsel 4G dan 5G Cs Terbesar di Asia Tenggara Ada di Depok

Diam-diam rupanya negeri kita lumayan berpengaruh dalam hal pengujian alih tekhnologi. Sebagai misal adalah Balai Uji Ponsel 4G dan 5G Cs. Yang membanggakan, balai punya kita ini tercatat sebagai yang terbesar di Asia Tenggara. Hanya saja fasilitas ini sedang dalam pembangunan, belum rampung 100%.

Menurut rencana, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan merampungkan proyek Balai Besar Pusat Pengujian Telekomunikasi (BBPPT) yang terletak di Tapos, Depok, Jawa Barat itu dalam waktu dekat.

Hal itu dikatakan pleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate saat berkunjung ke lokasi BBPPT ini pada Jumat (16/5/2022). Dikatakannya bahwa saat ini bangunan tersebut konstruksinya sudah 96%.

“Sehingga, tinggal 4% lagi, ya akhir bulan ini pasti selesai. Kita bisa lakukan soft launching bulan Februari 2023, itu bangunannya semuanya sudah selesai, sudah bisa digunakan pelayanan administrasinya bisa dilaksanakan,” ujar Johnny.

Menkominfo mengatakan BBPPT yang dimilikinya ini diklaim merupakan fasilitas pengujian alat dan telekomunikasi terbesar di Asia Tenggara.

“Nah, kalau kapasitasnya sangat besar di sini, ini salah satu yang terbesar di Asia Tenggara,” kata Menkominfo.

BBPPT ini berada di lahan seluas 22.723 meter persegi. Lebih dari setengah bangunan akan menjadi fasilitas laboratorium uji berstandar internasional.

BBPPT terdiri dari lima laboratorium. Pertama, laboratorium electromagnetic compatibility (EMC) untuk menguji seluruh perangkat yang digunakan, agar kompatibel, tidak saling mengganggu, serta tidak menimbulkan efek negatif antarperangkat.

Kedua, laboratorium terbesar yang melangkah maju untuk melakukan pengujian terhadap keamanan dan kesehatan masyarakat. Seluruh perangkat yang akan digunakan itu, nanti akan benar-benar teruji dan kualitasnya terjamin buat digunakan oleh masyarakat secara luas.

Ketiga, laboratorium radio untuk mengukur frekuensi kerja dan kekuatan (power) perangkat telekomunikasi, agar seluruh perangkat radio yang beredar di Indonesia ini tidak menimbulkan potensi gangguan interferensi.

Keempat laboratorium non-radio menjadi tempat menguji perangkat optik yang akan digunakan untuk pembangunan fisik infrastruktur oleh para operator. Dan kelima, sebagai laboratorium TV digital untuk kebutuhan broadcasting.

Sebelumnya, Kominfo mempunyai BBPPT yang berada di Bekasi. Fasilitas tersebut nantinya akan dipindahkan semuanya dan terkonsentrasi di Depok.

“Sebagian perangkat laboratoriumnya yang eksisting yang dari Bekasi sudah dipindahkan dipasang di sini. Sekarang dilakukan pembongkaran, alat-alat di sana dibongkar dan perlahan-lahan akan dipindahkan disini,” ungkap Menkominfo.

Bila ini rampung, tentunya kita selangkah lebih baik dari negeri tetangga se-Asia Tenggara. Karena itu, kinerja Kementerian Kominfo di tangan Johnny Plate patut kita apresiasi.